Ketika Keamanan Rumah Sakit Menjadi Sorotan

Ketika Keamanan Rumah Sakit Menjadi Sorotan

Rumah sakit identik dengan lingkungan yang aman bagi pasien dan keluarga. Namun, sejumlah kasus penculikan bayi yang terjadi di berbagai negara menunjukkan bahwa keamanan fasilitas kesehatan. Tidak hanya bergantung pada layanan medis, tetapi juga pada kemampuan mengelola akses ke area-area sensitif.

national-center-for-missing-exploited-children

Gambar : Data Korban Hilang National Center for Missing & Exploited Children

Mengutip data dari National Center for Missing & Exploited Children (NCMEC). Hingga Januari 2025 tercatat 345 kasus penculikan bayi di bawah usia enam bulan yang berhasil dikonfirmasi. Dari jumlah tersebut, 140 kasus terjadi di fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit dan pusat layanan kesehatan lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa area pelayanan kesehatan tetap memiliki risiko keamanan yang perlu diantisipasi secara serius.

Kasus Filipina Menjadi Pengingat

philipphine-news-agency

Gambar : Health Secretary Teodoro Herbosa (PNA file photo by Joan Bondoc)

Isu ini kembali menjadi perhatian publik setelah otoritas kesehatan Filipina menginstruksikan rumah sakit di seluruh negeri. Untuk memperketat sistem keamanan pada akhir tahun 2025.

Langkah tersebut diambil setelah terjadinya beberapa kasus penculikan bayi baru lahir di rumah sakit. Dalam salah satu kasus yang diberitakan media setempat. Pelaku diduga menyamar sebagai tenaga kesehatan untuk mendapatkan akses ke area perawatan dan membawa bayi keluar dari fasilitas kesehatan.

Sebagai respons. Kementerian Kesehatan Filipina meminta setiap rumah sakit meningkatkan pengawasan pengunjung, memperkuat verifikasi identitas, serta menerapkan kontrol akses yang lebih ketat pada area sensitif.

dirut-rshs-bandung-buka-suara-soal-kasus-bayi-yang-nyaris-tertukar-sebut-sudah-selesai-secara-kekeluargaan

Hal serupa juga terjadi Pada April 2026. Publik Indonesia juga sempat menyoroti insiden bayi yang nyaris tertukar di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung akibat kelalaian prosedur. Meski bukan kasus penculikan, peristiwa tersebut menunjukkan bahwa proses identifikasi, validasi, dan pengelolaan akses tetap menjadi aspek krusial dalam menjaga keselamatan pasien dan keluarganya.

Tantangan Pengelolaan Akses di Rumah Sakit

Rumah sakit merupakan lingkungan dengan aktivitas yang sangat dinamis. Setiap hari terdapat keluarga pasien, vendor, kontraktor, auditor, tenaga medis, hingga berbagai pihak eksternal yang keluar masuk fasilitas kesehatan.

Di sisi lain. Rumah sakit juga memiliki area dengan tingkat sensitivitas tinggi. Seperti ruang perawatan bayi, NICU, ICU, ruang operasi, farmasi, hingga ruang rekam medis. Tidak semua orang membutuhkan akses ke area tersebut, sehingga pengelolaan akses menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pasien, tenaga kesehatan, serta informasi yang berada di dalam fasilitas.

Kebutuhan ini juga sejalan dengan berbagai regulasi yang berlaku di Indonesia. Selain kewajiban menjaga kerahasiaan data dan rekam medis pasien sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, rumah sakit juga perlu memperhatikan pengelolaan data pribadi sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Kedua regulasi tersebut menekankan pentingnya perlindungan informasi serta pembatasan akses hanya kepada pihak yang berwenang.

Namun dalam praktiknya, mengelola akses di lingkungan rumah sakit bukanlah hal yang sederhana. Organisasi perlu memastikan bahwa setiap individu yang masuk ke area tertentu memiliki kebutuhan dan izin yang sesuai. Tanpa pengelolaan akses yang terstruktur, rumah sakit dapat mengalami kesulitan untuk mengetahui siapa yang berada di lokasi tertentu, kapan mereka masuk, dan siapa yang memberikan persetujuan akses. Pertanyaan-pertanyaan tersebut sering kali baru muncul setelah terjadi insiden atau ketidaksesuaian prosedur.

Kondisi inilah yang mendorong banyak fasilitas kesehatan mulai beralih dari proses pencatatan manual menuju pengelolaan akses yang lebih terintegrasi. Melalui pendekatan seperti Visitor Access Management (VAM), proses registrasi pengunjung, verifikasi identitas, persetujuan akses, hingga pencatatan riwayat kunjungan dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan terdokumentasi. Dengan demikian, rumah sakit tidak hanya mengetahui siapa yang datang, tetapi juga memiliki kontrol yang lebih baik terhadap area-area yang memerlukan pengawasan khusus, sekaligus mendukung upaya kepatuhan terhadap regulasi keamanan dan perlindungan data yang berlaku.

Pelajaran dari Sebuah Insiden

Menariknya, NCMEC juga menemukan bahwa pelaku penculikan bayi di fasilitas kesehatan sering kali memanfaatkan manipulasi identitas dan menyamar sebagai tenaga kesehatan untuk memperoleh akses ke area yang seharusnya terbatas.

Hal ini menunjukkan bahwa keamanan tidak hanya dimulai dari CCTV atau kehadiran petugas keamanan. Keamanan juga bergantung pada proses verifikasi identitas, pembatasan akses, serta kemampuan organisasi untuk mengetahui siapa yang berada di dalam fasilitas pada waktu tertentu.

Dalam konteks ini, sistem VAM dapat membantu rumah sakit mengelola registrasi pengunjung, verifikasi identitas, persetujuan akses, hingga pencatatan aktivitas kunjungan secara lebih terstruktur dan terdokumentasi.


Keamanan Dimulai dari Kontrol Akses

Kasus penculikan bayi ini hanyalah salah satu pengingat bahwa keamanan rumah sakit tidak dapat dilepaskan dari pengelolaan akses yang baik. Di lingkungan yang melibatkan keselamatan pasien, terutama kelompok rentan seperti bayi dan anak-anak, mengetahui siapa yang masuk, ke mana mereka pergi, dan untuk tujuan apa menjadi bagian penting dari upaya mitigasi risiko.

Pada akhirnya, keamanan tidak selalu dimulai ketika insiden terjadi. Keamanan dimulai dari kemampuan organisasi mengontrol akses sejak seseorang pertama kali memasuki fasilitas.

Email: marketing@neuronworks.co.id        
🌐 Website: www.neuronworks.co.id        
📞 WhatsApp: +62 811-2127 696      

Berita Rekomendasi

Strategi Employee Life-Cycle untuk HR

11/11/2024

Employee Life-Cycle Strategy for HR

There are a variety of topics that address topics around employees regarding improving specific processes such as hiring, payroll and benefits administration or performance management and hiring. However, a process that deserves attention is the management...

View
Tips Tetap Produktif Selama bulan Ramadhan

12/11/2024

Tips Tetap Produktif Selama bulan Ramadhan

Changes in the rhythm of activities in the month of Ramadan make the body's stamina different from ordinary days. The body will feel weak because of the intake obtained only during suhoor. But you can still be productive...

View
Mengenal Bahasa Pemprograman Psycript

12/11/2024

Getting to Know the Psycript Programming Language

PyScript is a breakthrough that allows Python scripts to be run directly in the browser. This technology combines Python syntax with standard HTML elements, thus providing flexibility in web-based application development....

View